Home / Agama / Artikel / Pendidikan

Rabu, 18 Januari 2023 - 07:24 WIB

Islam Melarang Sikap Ekstrem Sekalipun dalam Beribadah

Islam Melarang Sikap Ekstrem Sekalipun dalam Beribadah

Islam adalah agama yang mengajarkan keseimbangan, pertengahan dan toleransi, banyak ayat Al-Qur’an maupun hadits-hadits nabi yang menjelaskan hal demikian, bahkan dalam ibadah sekalipun islam melarang sikap ekstrim.

Sikap ekstrem bisa memicu rasa “bosan dan malas” dalam beragama bahkan bisa menjadikan sumber konflik bahkan sesama kaum muslimin sendiri, oleh karena itulah Rasulullah berpesan untuk tidak bersikap ekstrem.

Dalam sebuah hadits   panjang  yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim yang bersumber dari Jabir dijelaskan bahwa Sahabat Muadz bin Jabal pernah mengimami sekelompok sahabat lain, pada kesempatan itu beliau membaca Surat Al-baqarah, sebuah surat paling panjang dalam Al-Qur’an, mendengar Sahabat Mu’adz membaca surat Al-Baqarah, salah satu jama’ah memilih “mufaraqah” memisahkan diri dari jama’ah dan kemudian memilih meneruskan shalatnya secara sendiri.

Baca Juga :  Berkembang? Yuk Cari Tahu Tipsnya-!

Selanjutnya Muadz mendengar kabar tentang ada sahabat yang memisahkan diri dari Jama’ah sholat, Muadz bin Jabal menyebut bahwa orang tersebut adalah Munafik, sebutan munafik ini sampai ke telinga orang tersebut, sehingga ia tidak terima dan mengadukannya ke Rasulullah SAW.

Mendapat aduan demikian Rasulullah SAW, sebagaimana diceritakan dalam sebuah riwayat marah sedemikian hebat dan tidak pernah marah  melebihi kemarahan atas peristiwa ini. Beliau menghardik Muadz seraya berkata: wahai Mu’adz! Apakah engkau hendak menjadi sumber fitnah?

Baca Juga :  Feminisme Islam dan Setelahnya

Perkataan ini diulang oleh Rasulullah SAW tiga kali menunjukkan betapa seriusnya kemarahan Rasulullah SAW atas peristiwa ini, selanjutnya Rasulullah menganjurkan kepada Muadz bin Jabal untuk memilih bacaan yang sedang-sedang saja seperti surat Asyams, Al-A’la atau lainnya.

Walau Benar tetap tidak baik

Bahwa apa yang dilakukan oleh Muadz bin Jabal sebenarnya tidaklah bertentangan dengan aturan “fiqih” nya, tidak ada ayat al Qur’an maupun hadits yang secara tegas melarang membaca surat Al-Baqarah dalam sholat, semua surat dalam al-Quran memiliki kedudukan yang sama yang sunnah dibaca setelah selesai membaca Al-fatihah, namun ketika pilihan surat itu justru membuat orang lain “terganggu” aktifitasnya maka Rasulullah SAW secara tegas melarang, sebab hal itu justru akan menimbulkan orang tidak simpatik terhadap Islam.

Baca Juga :  Yuk Perbanyak Shalawat dan Ketahui Keistimewaannya!

Jika sikap ekstrim dalam beribadah yang pada dasarnya tidak menyalahi aturan “formal” islam, tentu sikap esktrem terhadap hal lain jauh lebih dilarang, karena hal demikian hanya akan membuat orang makin jauh dari Islam.

Abu Ya’la meriwayatkan

لاتشددوا على انفسكم  فيشدد الله عليكم.. الحديث

Janganlah kamu memberat-beratkan dirimu sendiri, sehingga Allah akan memberatkan dirimu…….

Hadits ini mengisyaratkan betapa pentingnya bersikap moderat dalam segala aspek, dan betapa bersikap ekstrem walaupun benar merupakan hal yang tidak disukai oleh Rasulullah SAW, apalagi jika bersikap ekstrem dan salah tentu hal itu dilarang oleh Agama.

Wallahu a’lam.

Author Profile

Abdul Hadi

Share :

Baca Juga

Artikel

Acrophobia? Apakah Kamu Juga Mempunyai Pobia Ini?
CHILDRENFREE: Akhirnya Muncul Lagi

Agama

CHILDFREE: Akhirnya Muncul Lagi ?
bersyukur kepada allah

Artikel

Bersyukur Kepada Allah itu Bagaimana Sih Caranya?
Insecure

Artikel

Apa Itu Insecure dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Artikel

Tips-Tips Menjaga Kesehatan, Yuk Simak!
gagal

Artikel

Gagal Lagi? Try Again!
Ekstrovert dan Introvert

Artikel

Ekstrovert dan Introvert: Kepribadian Kamu yang Mana?
ikhlas

Artikel

Ikhlas? Seberapa Penting Sih Keikhlasan Itu? Yuk Di Simak!