Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang nilai ketuhanan dan kemanusiaan dalam puasa. Sobat Ambyar sekalian, bulan Ramadan merupakan bulan yang teramat istimewa untuk kita umat Nabi Muhammad, sebab dengan sebatas kita merasakan kegembiraan atas datangnya bulan Ramadan, jasad kita diharamkan oleh Allah untuk dibakar di api neraka.
Di dalam bulan Ramadan, pintu-pintu surga semua terbuka lebar. Sementara pintu neraka tertutup rapat. Di dalam bulan Ramadan ada satu malam di mana ketika kita beribadah di malam itu akan setara nilainya dengan ibadah yang kita lakukan selama 1000 bulan.
Dan ketika kita berpuasa di dalam Ramadan, bahkan tidur pun itu dinilai sebuah ibadah.
Jadi langkah yang bijak bagi kita adalah kita harus memenuhi, mengisi semua nikmat-nikmat yang Allah karuniakan kepada kita di bulan Ramadan ini dengan melaksanakan segala aktivitas, segala kegiatan yang bermakna ibadah-ibadah, baik ibadah wajib maupun ibadah-ibadah yang sunah.
Dan yang paling penting dan paling utama tentu adalah bagaimana kita harus berusaha secara maksimal untuk melaksanakan ibadah puasa ini, dengan melakukan segala syarat-syarat, segala rukun-rukun puasa serta adab-adab berpuasa.
Ketika kita sudah berusaha secara maksimal untuk melaksanakan aktivitas utamanya, maka niscaya sebuah satu keyakinan bahwa kita akan dapat memetik salah satu hikmah dari disyariatkannya puasa, yakni menjadikan kita sebagai pribadi yang memiliki karakter yang lembut.
Seperti kata ulama mengatakan bahwa di antara hikmah dari puasa Ramadan adalah insan. Puasa dapat mendidik serta melatih manusia sehingga kemudian memiliki karakter yang lembut, berjiwa yang penuh kasih, peka terhadap lingkungan, memiliki empati terhadap sesama.
Jadi puasa tidak hanya menghalangi kita untuk mengkonsumsi makanan dan minuman saja, akan tetapi lebih jauh dari itu bahwa kuasa akan dapat
menumbuhkan kekuatan spiritual, kekuatan roh kita untuk dapat ikut menyelami, dapat ikut merasakan, dapat berempati terhadap derita sesama
Menurut Syekh Nawawi Albantani dalam kitab tafsir Munir mengungkapkan bahwa segala ketaatan, kepatuhan dan ketundukan kita kepada Allah, sesungguhnya terangkum dalam dua hal. Yang pertama mengagungkan Allah dan yang kedua mengasihi terhadap sesama.
Islam bukan hanya agama ketuhanan, akan tetapi Islam juga merupakan agama kemanusiaan. Jadi ketika kita dapat memetik, dapat mengambil hikmah dari puasa, itu artinya kita sudah taat sebenar-benarnya terhadap Allah dalam banyak ibadah, bahkan hampir semua ibadah.
Ibadah haji yang diucapkan adalah talbiah. Akan tetapi ibadah haji bagi mereka-mereka yang melaksanakannya dengan model haji qiran atau haji tamathu, maka ada denda bagi mereka.
Dan dendanya bukan salat atau apapun itu, akan tetapi menyembelih hewan kurban yang akan disalurkan kepada mereka fakir miskin yang membutuhkan.
Kemudian ibadah puasa sangat privasi. Ini sangat langsung berhubungan dengan Allah. Sebab Allah juga mengatakan bahwa itu untukku maka aku sendiri yang akan membalas.
Artinya puasa memang betul-betul sangat privasi. Sampai-sampai kemudian para penduduk langit, para malaikat memang Allah sengaja tidak viralkan seberapa besar pahalanya, maka pahala puasa tidak populer meskipun di kalangan para malaikat sedemikian privasinya.
Akan tetapi bagi mereka-mereka yang sudah sangat sepuh, mereka kemudian boleh untuk tidak melaksanakan puasa dan harus ada gantinya.
Fidyah adalah mengeluarkan beras. Beras nanti akan disalurkan kepada mereka-mereka para fakir miskin pun dalam ibadah puasa. Puasa itu sedemikian besar pahalanya akan tetapi tidak dibayar secara tunai oleh Allah.
Sampai kemudian kita mau untuk mengeluarkan zakat fitrah. Zakat fitrah berupa beras.
Artinya beras ini nanti juga akan disalurkan kepada mereka-mereka para fakir miskin yang membutuhkannya.
Demikianlah bahwa agama kita menselaraskan antara persoalan persoalan ketuhanan dengan persoalan-persoalan kemanusiaan.
Jadi dalam ibadah itu mesti ada pertalian antara persoalan kemanusiaan dan persoalan ketuhanan pun ada di dalam ibadah puasa.
Tonton versi video lengkapnya dibawah ini
















