Home / Artikel

Senin, 8 September 2025 - 10:02 WIB

Fenomena Inflasi IPK di Negeri Ini

Indonesia mengalami inflasi IPK??

Indonesia kini di gegerkan dengan nilai hasil akhir mahasiswa-mahasiswi yaitu IPK (Indeks Penilaian Kumulatif) yang dimana di kabarkan kini mengalami inflasi atau kenaikan di banding dengan tahun-tahun sebelumnya.

Menurut data IPK nasional dari tahun ke tahun kian meningkat dari mulai tahun 2021 IPK dengan angka 3,18, tahun 2022 yaitu 3,33, dan tahun 2023 yaitu 3,39.

Dapat kita lihat kiat meningkat tiap tahunnya yang dimana dahulu di tahun 90 an mendapat IPK 2,5 saja sudah sangat baik dan terbilang sangat cukup dan tentu dengan perjuangan yang tidak mudah, apalagi mendapat IPK 3,0 ke atas cukup sulit pada tahun itu.

Baca Juga :  Memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Lahirnya Bahasa Indonesia!

Tetapi berbeda dengan sekarang mendapat IPK Cumlaude terdengar sudah biasa karena mendapat IPK 3,0 ke atas sangat  mudah di dapatkan di zaman sekarang.

Fenomena Inflasi IPK: Menurut Data

Menurut data dan riset yang telah di kumpulkan dari Kumparan.com yaitu terdapat dua data kampus mengenai infalasi IPK ini yaitu dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Padjajaran.

Universitas Gadjah Mada dari tahun 2015 mengklaim dengan IPK  3,36, lalu pada tahun 2016 yaitu 3,39, dan berlanjut ke tahun paling baru yaitu 2024 ialah dengan angka 3,67 IPK terbesarnya.

Selanjutnya Universitas Padjajaran sama percis  dengan Universitas Gadjah Mada IPK terbesarnya menginjak 3,67 pada tahun 2024.

Baca Juga :  Gamau Belajar Ilmu Nahwu Karena Susah? Tapi Ternyata ada Rahasianya Lhoo!

Yang menjadi pertanyaanya adalah mengapa ini bisa terjadi? Apa penyebab dari ini?

Bahkan saya seringkali mendengar dari sekitar bahwa begitu mudah mendapat IPK tinggi di tahun-tahun sekarang ini, tidak hanya uang yang mengalami inflasi tetapi IPK pun bisa inflasi.

Berikut beberapa kemungkinan penyebab dari terjadinya Inflasi IPK:

Yang pertama yang dapat kita ketahui bahwa dunia kerja semakin ketat dan memiliki standar yang cukup tinggi, dengan ketatnya aturan kerja membuat tekanan institusional dari Universitas itu sendiri yang jadinya mengharuskan mahasiswa-mahasiswi nya mendapat IPK yang tinggi.

Baca Juga :  Bullying: Pengertian, Penyebab, Macam dan Dampaknya

Yang kedua perkembangan zaman membuat perkembangan pula pada metode pembelajaran. Dengan perkembagan zaman ini mungkin terdapat metode pembelajaran yang lebih bervariatif jadi membuat para mahasiswa-mahasiswi mendapat IPK yang tinggi.

Tetapi, ini akan tetap menjadi bahan pertanyaan dan perbincangan apakah nantinya dengan perubahan ini akan efektif? Apakah bisa menjamin bekal yang cukup saat keluar dari Kampus nanti? Apakah tidak akan di sepelekan nantinya karena dengan mudah kita mendapat IPK yang tinggi ini?.

Oleh karena itu, agar tetap pada zona yang aman kita sebagai seseorang yang memiliki tanggung jawab untuk diri kita masing-masing mari terus belajar dan selalu mempersiapkan se-matang dan se-siap mungkin untuk kedepannya tanpa mengandalkan satu jalur saja.

 

Share :

Baca Juga

Agama

Kenapa Harus Sholawat?

Agama

Islam Melarang Sikap Ekstrem Sekalipun dalam Beribadah

Agama

Jaga Lisanmu! Bahaya Ghibah dan Cara Mencegahnya

Artikel

Selamat Hari Guru 2021 Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Agama

Kita Semua Pemimpin: Sudah Siap Dihisab?
ikhlas

Artikel

Ikhlas? Seberapa Penting Sih Keikhlasan Itu? Yuk Di Simak!

Artikel

Tips Kebal dengan Omongan Orang Lain, Yaa Bodoamat!

Artikel

Jadilah Singa Meski Diam