Membongkar Masalah dengan Computational Thinking? Masalah setiap orang sangat beragam dari yang mudah sampai susah pasti semua orang mengalaminya. Tapi, apakah semua orang menyelesaikannya dengan baik? atau semakin memperburuk masalah?
Atau apakah kamu belum menemukan solusi yang tepat untuk masalah tersebut? Mungkin jawabannya kalian belum mengenal apa itu berpikir komputasional dan cara berpikirnya. Mari kita simak lebih lanjut, apa itu computational thinking?
Berpikir komputasional adalah sebuah cara berpikir untuk menciptakan strategi dan memformulasikan solusi yang efektif, efisien dan optimal.
Dengan memahami dan menerapkan pola pikir seperti itu seseorang dapat menemukan solusi yang tepat untuk menghadapi berbagai masalah.
Membongkar Masalah dengan Computational Thinking: Apakah Penting?
Apakah computational thinking itu skill penting? Kalian bisa menilainya sendiri setelah mengetahui latar belakang pentingnya Computational thinking yaitu:
- Skor PISA (Program for International Student Assessment) di Indonesia sangat rendah. Dampaknya keahlian dasar tenaga kerja Indonesia menjadi sangat rendah.
- Berdasarkan diagram dari UNESCO skill dasar komunikasi manusia dimulai dari cara berpikir kemudian dilanjut dengan tahapan lainnya.
Jadi, menurut kalian apakah CT itu satu skill yang penting? Intinya computational thinking itu mendorong kita untuk berfikir kritis dan lebih dalam.
Untuk memiliki kemampuan CT kamu harus mengetahui 4 elemen yaitu abstraction, algorithms, decomposing, pattern recognition. Aku akan jelaskan empat elemen itu satu persatu.
- Decomposition, ketika kita mendapatkan masalah maka awal mulanya pecahkan problem kecil terlebih dahulu untuk mengefisiensi pekerjaan supaya problem yang besar bisa dipecahkan dengan detail.
- Abstraction, Proses untuk mengidentifikasi bagian paling penting dalam sebuah masalah, jangan terkecoh dengan hal kecil. Ini membuat masalah akan lebih mudah diatasi dan meningkatkan fokus pada aspek penting masalah.
- Pattern recognition, kenali suatu kemiripan masalah dan perbedaan antar projek atau masalah kemudian akan mengidentifikasi solusi yang digunakan kembali untuk masalah yang serupa.
- Algorithm, dari 3 tahap tadi ini tahap terakhir dimana ini sebuah metode untuk menyelesaikan persoalan yang terdiri serangkaian instruksi yang sudah terdefinisi. singkatnya, dari semua hal yang sudah terdekomposisi, terabstraksi, terpola kemudian tinggal dijalankan saja masalah penyelesaiannya seperti apa.
Kemampuan ini bisa dilatih dengan terus latihan problem solving biasanya ada di website-website yang menyediakan soal untuk mengasah kemampuan CT kita, ada juga dengan analisis data, programing, modeling dan simulasi.
Jadi bagaimana, apakah kalian sudah siap untuk mengasah kemampuan CT kalian?















