Jadilah Singa Meski Diam

- Penulis

Selasa, 29 April 2025 - 09:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Dukung Pembangunan Pondok Pesantren Al Muhajirin

Pernahkah kau merasa dijauhi, tanpa tahu sebabnya, hingga angin bisik-bisik membawa kabar: ada yang menyebar cerita tak benar tentangmu? Dan yang paling menyakitkan bukan fitnahnya, tapi bahwa mereka yang kau anggap teman justru percaya—tanpa pernah bertanya. Tanpa tabayun.

Tapi jangan biarkan hatimu dikendalikan oleh penilaian mereka. Kehormatanmu tak lahir dari mulut orang lain, tapi dari ketulusanmu menjalani hidup.

Baca Juga :  Pengertian Tabligh dan Dalil-Dalilnya dalam Islam

Dan jika mereka menjauh hanya karena satu sisi cerita, bersyukurlah. Mungkin itu cara Allah membersihkan lingkaranmu. Pertemanan yang sejati tak tumbang hanya karena desas-desus.

Ingatlah pepatah lama:

“Teman sejati tak butuh penjelasan. Musuh pun tak akan percaya meski kau beri seribu alasan.”

Maka bila ada yang langsung percaya kabar buruk tanpa pernah mencarimu, ucapkan Alhamdulillah—ternyata dia bukan temanmu.

Baca Juga :  Hening Ramadhan

Ia hanya penonton yang menunggu adeganmu jatuh, dan saat itu datang, ia bertepuk tangan paling keras.

Sebagaimana bait hikmah yang dinisbatkan kepada Imam Syafi’i:

أَمَا تَرَى الأَسَدَ تُخْشَى وَهِيَ صَامِتَةٌ؟

وَالكَلْبُ يُخْسَى لَعَمْرِي وَهُوَ نَبَّاحُ

“Tidakkah kau lihat, singa ditakuti meski diam?

Sedangkan anjing diusir, demi hidupku, walau menggonggong nyaring.”

Bait ini mengajarkan: diamnya orang mulia bukan kelemahan. Dan suara keras bukan selalu pertanda kebenaran.

Baca Juga :  Hikmah Tersembunyi dari Bulan Ramadan!

Tak semua yang dekat itu benar-benar teman. Kadang mereka tak peduli apakah cerita itu benar atau salah. Mereka diam-diam hanya menunggu dirimu jatuh dan segera menjauh. Itulah kualitas pertemanan mereka.

Tak perlu dijelaskan.

Tak perlu diluruskan kepada yang tak berniat mendengarkan.

Biarkan saja…

Ada yang pergi tanpa perlu dimengerti,

karena persahabatan itu tak lagi berarti,

dan kehadirannya pun tak pernah sungguh menyertai. Tak perlu disimpan di dalam hati.

 

Tabik,

Nadirsyah Hosen

Follow WhatsApp Channel theambyar.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!
Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru
Kenapa Kita Susah Berubah?
Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu
Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai
Di Balik Reruntuhan Pakungwati, Ada Kisah Cinta dan Awal Peradaban Islam Cirebon!
BP3 Cirebon Gelar Lomba Renang, Latih Mental Anak
AI Tidak Bisa Gantikan Peran Guru
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

one × five =

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kenapa Kita Susah Berubah?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai

Berita Terbaru

Artikel

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:00 WIB

Artikel

Kenapa Kita Susah Berubah?

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:00 WIB