Dahsyatnya Keutamaan Sholawat yang Wajib Kamu Ketahui!

- Penulis

Kamis, 3 Juli 2025 - 09:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Dukung Pembangunan Pondok Pesantren Al Muhajirin

Dahsyatnya Keutamaan Sholawat!!

Ingin Dapat Syafaat di Akhirat? Mulailah dari Sholawat Hari Ini

Setiap Muslim pasti memiliki keinginan yang besar untuk mendapatkan syafaat dari Rasulullah ﷺ di hari kiamat. Syafaat adalah bentuk pertolongan istimewa yang diberikan oleh Nabi Muhammad ﷺ kepada umatnya.

Terutama ketika manusia dalam kondisi paling genting di hari pengadilan. Saat itu, amal baik dan buruk di timbang dan tak ada satu pun manusia yang bisa menolong kecuali mereka yang diberi izin oleh Allah, salah satunya adalah Rasulullah ﷺ.

Ada salah satu kisah, kisah itu ada di dalam kitab Durrotun Nashihin. Kisah tentang seorang hamba Allah yang semasa hidupnya lebih banyak bergelimang dalam maksiat.

Baca Juga :  Masa Depanmu? Itu Semua Tergantung dengan Prosesmu Saat Ini!

Saat hari perhitungan amal tiba, seluruh amal perbuatannya ditimbang. Sayangnya, dosa-dosanya selalu jauh lebih berat daripada kebaikannya.

Dahsyatnya Keutamaan Sholawat yang Jarang Di ketahui!

Ia pun tertunduk sedih, menyadari betapa banyak ia menyia-nyiakan hidup selama di dunia.

Kemudian datanglah Malaikat Malik (penjaga neraka), untuk menyeret hamba tersebut ke dalam azab yang telah disiapkan baginya. Di tengah perjalanan menuju neraka, takdir mempertemukannya dengan Nabi Adam a.s.

Melihat penderitaan hamba itu, Nabi Adam merasa iba dan segera menemui Rasulullah ﷺ untuk memberitahukan apa yang terjadi.

Rasulullah ﷺ pun segera datang dan meminta agar amal hamba itu ditimbang kembali. Maka ditimbanglah lagi amal kebaikan dan keburukannya. Namun hasilnya tetap sama, keburukannya masih lebih berat.

Baca Juga :  Iman Naik Turun: Bagaimana Cara Menjaganya?

Saat itu, Rasulullah ﷺ melemparkan selembar kertas kecil ke timbangan kebaikannya. seketika itu juga timbangan kebaikan menjadi lebih berat dan mengalahkan seluruh keburukannya.

Sang hamba yang kebingungan pun bertanya kepada Rasulullah

“Wahai Rasulullah, apakah gerangan yang engkau lemparkan ke timbangan itu hingga membuat amal kebaikanku jadi lebih berat?”

Rasulullah ﷺ tersenyum dan menjawab,

“Itu adalah syafaatku. Karena selama hidupmu, engkau senantiasa bershalawat kepadaku, walau engkau masih banyak berbuat dosa. Maka hari ini, sholawatmu itu menjadi penyebab turunnya syafa’atku untukmu.”

Rasulullah ﷺ telah memberi petunjuk yang sangat jelas. Dalam hadis riwayat Tirmidzi, beliau bersabda:

Baca Juga :  Kenapa Harus Sholawat?

أَوْلى النَّاسِ بِي يوْمَ الْقِيامةِ أَكْثَرُهُم عَليَّ صَلاَةً

“Orang yang paling berhak bersamaku pada Hari Kiamat ialah yang paling banyak bershalawat untukku.” (HR: at-Tirmidzi)

Hadis ini menjadi bukti bahwa sholawat bukan hanya doa dan bentuk kecintaan kepada Rasulullah, tapi juga amalan yang membuka jalan menuju syafaat.

Sholawat adalah bentuk penghormatan, doa, dan permohonan kepada Allah agar senantiasa mencurahkan rahmat-Nya kepada Nabi Muhammad ﷺ.

Dan siapa pun yang melakukannya, akan mendapatkan balasan luar biasa.

Sekecil apapun sholawat yang kita ucapkan, jika dilakukan dengan hati yang tulus dan penuh cinta, bisa menjadi sebab turunnya rahmat dan syafaat Rasulullah ﷺ di akhirat kelak.

Maka jangan pernah lelah bersholawat, karena bisa jadi itulah amalan penyelamat kita di saat tak ada lagi yang mampu menolong.

 

Follow WhatsApp Channel theambyar.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!
Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru
Kenapa Kita Susah Berubah?
Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu
Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai
Di Balik Reruntuhan Pakungwati, Ada Kisah Cinta dan Awal Peradaban Islam Cirebon!
BP3 Cirebon Gelar Lomba Renang, Latih Mental Anak
Dikhianati, tapi Harus Memaafkan?
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

six + 6 =

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kenapa Kita Susah Berubah?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai

Berita Terbaru

Artikel

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:00 WIB

Artikel

Kenapa Kita Susah Berubah?

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:00 WIB