Menunda Pekerjaan Bukan Berarti Malas, tapi?

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Dukung Pembangunan Pondok Pesantren Al Muhajirin

Menunda Pekerjaan? Pernah ga sih kalian melakukan hal seperti “ah nanti aja deh kerjainnya, nunggu mood”. Nah ini adalah salah satu hal yang banyak banget orang lakuin, yaitu menunda pekerjaan. Menunda pekerjaan itu sering kali dianggap sebagai tanda kemalasan.

Padahal, dalam kajian psikologi, perilaku ini memiliki penjelasan yang lebih kompleks. Banyak orang menunda tugas bukan karena tidak mampu, melainkan karena adanya faktor emosional dan kognitif tertentu. Hal seperti ini dikenal dengan istilah prokrastinasi.

Prokrastinasi adalah perilaku menunda penyelesaian tugas meskipun individu menyadari bahwa penundaan tersebut dapat menimbulkan konsekuensi negatif.

Menurut ahli psikolog Timothy A. Pychyl menjelaskan bahwa prokrastinasi bukan sekadar masalah manajemen waktu, melainkan masalah regulasi emosi.

Ada beberapa alasan kenapa kita suka menunda pekerjaan:

  1. Takut gagal

Baca Juga :  Siapa Sih Sosok Mustafa Kemal Atatürk?

Rasa takut akan hasil yang tidak sesuai harapan dapat membuat seseorang enggan memulai tugas. Menunda menjadi mekanisme perlindungan diri dari kemungkinan kegagalan.

  1. Perfeksionisme

Individu dengan kecenderungan perfeksionis sering kali menunda karena ingin hasil yang sempurna. Ahli psikolog Brené Brown menyebutkan bahwa perfeksionisme sering kali berakar pada rasa takut akan penilaian negatif dari orang lain.

  1. Kurangnya motivasi intrinsik

Tugas yang dianggap tidak menarik atau tidak bermakna cenderung lebih mudah ditunda karena otak secara alami mencari aktivitas yang memberikan kepuasan instan.

  1. Kesulitan mengatur waktu dan prioritas

Tugas yang terlalu besar tanpa perencanaan yang jelas dapat menimbulkan rasa kewalahan, sehingga individu memilih untuk menundanya.

  1. Kondisi emosional yang tidak stabil

Baca Juga :  Rahasia di Balik Puasa Ramadan yang Jarang Disadari Banyak Orang

Stress, kelelahan mental, dan suasana hati yang buruk sangat berpengaruh terhadap kecenderungan prokrastinasi.

Menunda Pekerjaan? Ini Dampaknya!

Dampak apa yang akan dirasakan jika dilakukan secara terus-menerus?

  • Meningkatnya tingkat stress dan kecemasan
  • Menurunnya rasa percaya diri
  • Perasaan bersalah yang berulang
  • Kualitas hasil kerja yang kurang optimal

Ahli psikolog Albert Bandura menekankan pentingnya self-efficacy atau keyakinan pada kemampuan diri. Ketika seseorang sering menunda, kepercayaan terhadap kemampuannya sendiri dapat ikut menurun.

Tapi tenang aja, ada beberapa cara untuk mengurangi kebiasaan menunda, yaitu:

  1. Membagi tugas menjadi bagian-bagian kecil, tugas besar akan terasa lebih mudah dikelola jika dipecah menjadi beberapa bagian.
  2. Memulai dari tindakan kecil, ahli psikolog James Clear penulis dari Atomic Habits, menekankan bahwa perubahan besar berawal dari langkah kecil yang konsisten.
  3. Mengelola waktu secara realistis, gunakan daftar tugas atau teknik manajemen waktu seperti metode pomodoro untuk membantu fokus dalam mengerjakan tugas.
  4. Mengelola emosi dengan bijak, belajar menerima ketidaksempuranaan dan memahami emosi diri dapat mengurangi dorongan untuk menunda pekerjaan.
  5. Memberikan apresiasi pada diri sendiri, menghargai progress sekecil apa pun dapat meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri.

Baca Juga :  Ngaji Bareng: Maqashidus Shaum #9

Perilaku seperti ini adalah hal yang sangat manusiawi dan dapat dipahami oleh siapa pun. Dengan memahami faktor psikologis di balik kebiasaan menunda, kita dapat mulai membangun hubungan yang lebih sehat dengan tugas dan juga tanggung jawab.

Tapi, terlalu sering melakukannya juga bukan hal yang bagus. Jadi, ayo mulai mengurangi perilaku menunda pekerjaan!

Follow WhatsApp Channel theambyar.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!
Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru
Kenapa Kita Susah Berubah?
Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu
Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai
Di Balik Reruntuhan Pakungwati, Ada Kisah Cinta dan Awal Peradaban Islam Cirebon!
BP3 Cirebon Gelar Lomba Renang, Latih Mental Anak
AI Tidak Bisa Gantikan Peran Guru
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

16 + seventeen =

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kenapa Kita Susah Berubah?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai

Berita Terbaru

Artikel

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:00 WIB

Artikel

Kenapa Kita Susah Berubah?

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:00 WIB