Mengenal Batik Mega Mendung: Sejarah dan Maknanya

- Penulis

Jumat, 11 April 2025 - 09:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Dukung Pembangunan Pondok Pesantren Al Muhajirin

Mengenal Batik Mega Mendung: Sejarah

“Kenalan yuk sama batik mega mendung, si cantik dari Cirebon”

Apa yang terlintas di pikiran mu ketika mendengar kata batik? Pakaian orang tua? Busana kuno? Atau justru pakaian yang memiliki motif kece.

Batik bukan sekedar pakaian tradisional yang banyak di gunakan di perkampungan ataupun pedesaan saja, batik di era sekarang sudah salah satu trend fashion dengan adanya inovasi dan desain-desain yang terus berkembang menjadi lebih modern.

Mengutip dari NY weekly 2024, batik mega mendung telah mendapat pengakuan dari skala internasional melalui beragam perasaan busana ataupun pameran seni

Baca Juga :  Semangat di Awal, Nyerah di Tengah Jalan: Kenapa Bisa Gitu?

seperti pada New York Fashion week 2024 lalu, BT trusmi meluncurkan pakaian pria yang mereka sebut dengan “WOMEN” yang memberikan anda pilihan jaket batik khas dengan pola BT trusmi (mega mendung).

Motif batik mega mendung mulai di kenal ketika Cirebon menjadi  pelabuhan penting dan juga pusat perdagangan pada abad-16.

Motif ini di perkirakan mulai muncul pada saat kedatangan bangsa Tiongkok ke Cirebon, terutama setelah di adakannya pernikahan antara Sunan Gunung Djati dan Putri Ong Tieng.

Baca Juga :  Mau Tau Penjelasan Tentang Lafadz Laa Ilaaha Ilallah? Yukk Simak!

Mengenal Batik Mega Mendung: Maknanya

Tiongkok datang dengan membawa beberapa benda-benda seni seperti keramik dan kain yang memiliki hiasan yang bermotif awan,

yang menjadi inspirasi para pengrajin batik Cirebon untuk menciptakan motif mega mendung.

Motif cantik yang berasal dari Cirebon ini awalnya lebih di kenal dengan dominasi warna-warna inti seperti biru dan merah.

Warna biru melambangkan langit yang luas ketenangan dan pembawa hujan sebagai simbol kehidupan dan kesuburan. Sementara warna merah mencerminkan sifat dinamis dan maskulinitas.

Baca Juga :  Seorang Ambivert? Apakah Kamu Termasuk dengan Kepribadian Ini!

Seiring perkembangan zaman dan permintaan pasar yang terus berkembang, batik mega mendung memiliki warna yang beragam seperti

hijau, kuning, coklat, dan juga warna warna pastel yang lebih lembut yang kerap kali di gunakan untuk

menampilkan sisi modern dari budaya tradisional Indonesia,

meski memiliki banyak inovasi warna yang beragam pengrajin juga tetap menjaga bentuk dan filosofi motif awan mendungnya,

sehingga tidak merusak makna dan esensi yang terkandung di dalamnya.

 

Follow WhatsApp Channel theambyar.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!
Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru
Kenapa Kita Susah Berubah?
Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu
Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai
Di Balik Reruntuhan Pakungwati, Ada Kisah Cinta dan Awal Peradaban Islam Cirebon!
BP3 Cirebon Gelar Lomba Renang, Latih Mental Anak
AI Tidak Bisa Gantikan Peran Guru
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

sixteen + 4 =

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kenapa Kita Susah Berubah?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai

Berita Terbaru

Artikel

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:00 WIB

Artikel

Kenapa Kita Susah Berubah?

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:00 WIB