Home / Agama / Artikel / Kultum

Senin, 2 Maret 2026 - 21:55 WIB

Surga Rindu dengan 4 Golongan Ini!

 

Pada artikel kali ini kita akan membahas bahwasanya ada empat golongan orang yang dirindukan oleh surga, dari kitab Turatun Nasihin

Yang pertama adalah talil Qur’an, orang yang membaca Al-Qur’an. Bulan Ramadan adalah bulan Al-Qur’an. Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat mulia.

Maka surga itu akan rindu kepada empat golongan. Dalam arti kata yang rindu adalah surganya, bukan empat golongannya. Jika kita dirindukan oleh seseorang mungkin sudah terbiasa.

Akan tetapi ini yang rindu adalah surga. Surga adalah tempat kita yang kita inginkan. Maka surga inilah yang rindu kepada empat golongan.

Yang pertama itu adalah tahlil Quran. Apabila kita memaksimalkan bulan suci Ramadan dengan setiap hari, mungkin setelah salat tarawih kita tadarusan, membaca Al-Qur’an bersama-sama.

Yang kedua wahafidil lisan, orang yang menjaga lisannya. Kalau kita ingin selamat maka lisan kita harus dijaga. Ucapan kita harus dijaga.

Baca Juga :  Insecure? Yuk Cari Tau Penyebabnya!

Terlebih lagi nanti kita semua akan menyambut bulan suci Ramadan. Maka jangan sampai omongan yang keluar dari mulut kita ini dapat menyakiti orang lain.

Dan jangan sampai pahala puasa kita nanti akan sia-sia. Hanya kita menahan rasa lapar saja akan tetapi tidak mendapatkan pahala puasa itu. Nauzubillah minzalik.

Oleh karenanya lidah memang tidak bertulang akan tetapi dapat menyakitkan orang lain apabila kita tidak bisa menggunakannya dengan sebaik-baiknya.

Yang ketiga adalah orang yang memberi makan kepada yang lapar.

Maka dengan datangnya bulan suci Ramadan ini kita semua harus bareng-bareng berfastabiul khairat, berlomba-lomba dalam bersedekah, yakni memberi makan kepada yang lapar.

Maka dari itu, ayo bareng-bareng kita semua manfaatkan momentum bulan suci Ramadan.

Baca Juga :  Pengertian Tawakkal dan Keutamaannya

Semoga kita bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kemudian golongan yang keempat adalah orang yang berpuasa pada bulan suci Ramadan. Inilah yang dirindukan oleh surga.

Kita tidak hanya menahan rasa lapar dan dahaga saja sedari subuh sampai magrib. Tidak.

Maka supaya kita ibadah kita ini bernilai yang luar biasa, maka kita semua ayo bareng-bareng, kita jaga puasa kita, esensi puasa kita, esensi ibadah puasa kita agar ibadah puasa kita pahala kita tidak hilang begitu saja.

Menurut ilmu kedokteran, ketika seseorang atau seorang ibu hendak hendak melahirkan dan hendak ingin dioperasi, apa yang yang dikatakan oleh dokter? Dokter menyarankan agar pasien ini untuk berpuasa. Jikalau kita hidup kita pengin

sehat, hidup kita pengin terhindar dari penyakit, maka sering-seringlah berpuasa. Karena ini merupakan anjuran daripada ilmu kedokteran. Begitupun juga anjuran dari Allah.

Baca Juga :  Merokok? Apa Saja Dampak Buruk nya?

Kalau kita hidup ingin sehat, maka puasalah. Konon katanya sebelum operasi maka kita harus berpuasa. Ini merupakan suatu ikhtiar kita berdoa kepada Allah melalui puasa ini agar operasinya berjalan dengan lancar.

Ada dua hal yang harus dipersiapkan sebelum datangnya bulan Ramadan, yaitu:

Yang pertama persiapan secara fisik. Yang kedua, persiapan secara mental. Persiapan secara fisik adalah kita semua dianjurkan, dilatih untuk berpuasa sedari bulan Rajab, Syakban hingga Ramadan agar kita terbiasa menjalankan puasa di bulan suci Ramadan.

Dan tidak ada kagetnya ketika kita semua puasa Ramadan dan akan kita diberikan kelancaran dan diterima oleh Allah.

Kemudian persiapan secara mental adalah persiapan secara mental ini kita tanamkan dalam diri kita. Kita ketika bulan suci Ramadan datang, kita sambut dengan penuh sukacita.

Mari kita sambut bulan suci Ramadan ini supaya kita semua diberikan kesehatan dan kebermanfaatan dalam menjalani ibadah puasa ini.

Tonton versi video lengkapnya dibawah ini

 

Share :

Baca Juga

Insecure

Artikel

Apa Itu Insecure dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Artikel

Tugas Kelompok Berasa Tugas Individu!

Artikel

Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Haus, tapi?
Hakikat Berdoa

Agama

INGAT Terkadang Kita Hanya Mampu Membaca Doa tapi Belum Mampu Berdoa (1)

Artikel

Feminisme Islam dan Setelahnya

Artikel

Bullying: Pengertian, Penyebab, Macam dan Dampaknya

Artikel

Berkembang? Yuk Cari Tahu Tipsnya-!

Artikel

Stop Menormalisasikan Pacaran karena Fomo!