Ngaji Bareng: Maqashidus Shaum #5

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Dukung Pembangunan Pondok Pesantren Al Muhajirin

Pada artikel kali ini kita akan membahas adab puasa yang keempat, yaitu tentang etika buka puasa.

Nah, Rasulullah itu berbuka puasa dulu baru salat magrib. Dalam hal ini banyak yang keliru nih. Ada yang karena waktu magrib itu terlalu sempit kemudian memilih salat magrib dulu, lalu mengakhirkan buka.

Berarti ini jelas tidak mencontoh apa yang dilakukan oleh Rasulullah. Tapi ada kemudian yang mencontoh Rasulullah akan tetapi kebablasan buka puasanya, sampai baru takbir di rakat pertama salat magrib, tiba-tiba sudah azan isya.

Ini dua-duanya sama-sama bermasalah ya. Yang dilakukan oleh Rasulullah adalah ketika waktu magrib sudah masuk, maka beliau memakan tamarat beberapa biji kurma saja, tidak yang lainnya.

Baca Juga :  Pengertian dan Keutamaan Bertaubat

Kalau bahasa di kita itu biasanya disebut takjil. Jadi sekadar membatalkan puasa dulu, karena itu sunnahnya beberapa biji kurma atau beberapa tegukan air.

Bagaimana kalau adanya air teh manis? Tidak apa-apa, kalau itu tidak membahayakan badan ya tidak masalah. Para ulama ushul fikih itu berbeda pendapat tentang apa yang dilakukan oleh Rasulullah tentang cara memilih pakaian, cara memilih makanan.

Ada yang berpendapat bahwa memang itulah sunah. Maka ketika Rasulullah memakai gamis, ya kita disunahkan memakai gamis, tapi ada juga yang berpendapat ya itu kan soal kebutuhan jasmani yang kemudian disesuaikan dengan wilayah atau domisili.

Disana gamis itu menunjukkan bahwa Rasulullah suka dengan pakaian tradisional atau adat di daerah beliau.

Baca Juga :  Sayyidah Aisyah?Yuk Cari Tau Kisahnya!

Jadi buka puasa itu ada dua hal yang keliru dilakukan oleh orang. Pertama ada yang takut kebablasan magribnya sehingga dia salat magrib dulu nampaknya seperti orang yang alim, orang yang sangat hati-hati dalam beragama.

Tapi ini menandakan tidak hati-hati dalam beragama. Makan secukupnya. Kalau kuat minum beberapa tegukukan salat baru makan dan sebagainya.

Kalau tidak ya isi perut secukupnya tapi jangan sampai waktu magribnya hilang. Ini adab soal puasa.

yang keelima dan keenam dari adabnya puasa itu mempercepat berbuka puasa membatalkan puasa ketika sudah magrib. Nah seperti yang tadi dijelaskan, jangan keliru menunda buka puasa untuk salat magrib karena hadis-hadis menyarankan untuk itu.

Bahkan dalam hadis qudsi termasuk Allah sangat mencintai hambanya yang mempercepat buka puasa. Artinya apa? Kalau Allah melarang jangan makan minum, jangan makan minum.

Baca Juga :  Menunda Pekerjaan Bukan Berarti Malas, tapi?

Kalau Allah sudah membuka pintu izin, lakukanlah yang diizinkan itu.

Ada dalam riwayat lain itu minimal antara berhenti sahur sampai subuh itu minimal 50 ayat Quran dibaca.

Ada hadis lagi yang mengatakan bahwa Rasulullah menjelaskan salah satu syiarnya agama itu adalah mempercepat buka puasa. Maka kita ada war takjil, kan itu sangat ramai menjelang magrib. Justru ini sebagai tanda agama bahwa “oh itu agama Islam pasti”.

Ya, intinya kalau Allah melarang kita hindari hal itu, Allah buka pintu mengizinkan kita, kita harus segera lakukan. Kita sambut anugerah Allah dengan cepat. Allah mengizinkan kita makan. Kita makan.

Tonton versi video lengkapnya dibawah ini

 

Follow WhatsApp Channel theambyar.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!
Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru
Kenapa Kita Susah Berubah?
Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu
Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai
Di Balik Reruntuhan Pakungwati, Ada Kisah Cinta dan Awal Peradaban Islam Cirebon!
BP3 Cirebon Gelar Lomba Renang, Latih Mental Anak
Dikhianati, tapi Harus Memaafkan?
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

fourteen − 7 =

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kenapa Kita Susah Berubah?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai

Berita Terbaru

Artikel

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:00 WIB

Artikel

Kenapa Kita Susah Berubah?

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:00 WIB