Pengertian dan Dampak Mental Health

- Penulis

Selasa, 8 April 2025 - 08:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

šŸ™ Dukung Pembangunan Pondok Pesantren Al Muhajirin

PengertianĀ dan Dampak Mental Health

Apa yang kamu ketahui ketika mendengar kata mental health, sepertinya sudah tidak asing lagi bagi kita semua mendengar kata itu.

Mental health merupakan kondisi mental dari seseorang atau kondisi jiwa, psikis, emosi seseorang. Mental health bisa di katakan sehat dan tidak sehat.

Bagaimana menurut kamu mental yang sehat dan tidak sehat?Apakah ketika kita cemas, takut, kebingungan itu bisa di sebut dengan mental yang tidak sehat? Bukan.

Itu merupakan hal yang wajar yang sering manusia alami tetapi bagaimana ketika kita tidak bisa mengatur, mengelola hal tersebut dengan baik itu dapat menyebabkan hal yang fatal.

Maksudnya gimana? ketika kita tidak bisa mengatur dengan baik sampai terbawa arus, tenggelam, terlarut dalam kecemasan, ketakutan, kebingungan maka dapat menyebabkan mental kita terganggu jika di biarkan dan di biasakan terus menerus, akan menimbulkan beberapa efek pada diri kita,

Pengertian dan Dampak Mental Health: Dampaknya

1.Mengganggu produktivitas pada diri

Baca Juga :  Jadilah Singa Meski Diam

Jika keseringan memelihara kecemasan, ketakutan, kebingungan yang berlebih di takutkan kita tidak bisa fokus dalam keseharian kita,

karena energi dan fokus kita sudah kita habiskan dalam kecemasan dan ketakutan tersebut.

2.Sulit mengambil keputusan

Tentu jika terus-terusan kebingungan tidak berani mengambil keputusan, selalu menghindar dari pengambilan keputusan tidak akan timbul kebiasaan dalam diri kita dan akan stuck di zona itu.

3.Sulitnya interaksi sosial

Ketakutan yang terus menerus ada akan memengaruhi kita dalam berinteraksi banyak fikiran-fikiran yang terlintas ketika kita mau berinteraksi dengan orang lain.

Contohnya: ā€bagaimana kalo dia tidak menyukai saya?ā€

ā€bagaimana jika yang saya katakan ada yang salah?ā€

Terus saja memikirkan hal-hal yang belum tentu terjadi dan belum tentu orang lain berpikiran sama.

4.Kehilangan kendali pada diri sendiri

Ini merupakan salah satu yang paling berbahaya jika terus menerus di pelihara dalam diri kita, kita selalu menghindar dalam mengambil keputusan, isolasi sosial, produktivitas yang terganggu,

Baca Juga :  Body Shaming? Apakah termasuk Pembullyan?

dan tentunya akan membuat kita terganggu sampai dapat menyebabkan stress, bayangkan apakah kita akan nyaman ketika berada pada siklus tersebut,

capek yang di rasakan bukan hanya pada fisik tetapi pada batin kita sendiri.

Di tengah efek atau dampak pasti ada solusi nya, di zaman sekarang isu mengenai mental health sudah mudah

kita akses dimanapun karena semua orang sudah sangat berjaga-jaga terhadap mental mereka.

Pengertian dan Dampak Mental Health: Solusinya

1.Istrihat sejenak

Memang benar apapun masalahnya istirahat merupakan solusi dari berbagai solusi, jangan memaksakan jika memang kita lelah,

istirahat sejenak tidak akan membuatmu tertingal, tubuhmu bukan robot yang bisa bekerja sesuka hati,

bahkan robot pun butuh pengisian data untuk berhenti sejanak.

2.Menerima dukungan dari orang lain

Jangan malu menerima dukungan, karena ada seseorang yang dia merasa di kasihani ketika orang lain memberi dukungan.

Kita merupakan makhluk sosial wajar rasanya ketika orang lain ikut serta membantu kita.

Baca Juga :  5 Tips for Balancing A Career and Caregiving

3.Berada dalam lingkurangan yang sehat

Terkadang kita tidak sadar ketika kita berada dalam lingkungan yang toxic dengan iming-iming mereka merupakan teman, mereka sahabat.

Stop bertahan di lingkungan yang membuatmu lelah, yang membuatmu terus-menerus mengalah,

terus menerus memaklumi mereka yang selalu membuatmu capek.

Cobalah berani keluar zona nyaman, temukan lingkungan yang selalu membuatmu selalu nyaman.

4.Sayangi dirimu sendiri

Banyak orang yang bahkan kehilangan dirinya sendiri, padahal diri sendiri lah yang akan terus menetap,

dengan kamu selalu ingin mengutamakan diri kamu sendiri itu sudah berada di keputusan yang baik dan tepat,

berani dengan keputusan yang di ambil, yakin lah semuanya akan berujung baik.

5.Jujur dengan perasaan sendiri

Ketika kamu sedang sedih jangan memaksakan terlihat baik-baik saja tidak apa untuk jujur pada situasi.

Dirimu berhak jujur pada perasaanmu sendiri, berbohong akan membuatmu lelah.

Begitulah mental health, suatu kondisi mental seseorang, apa saja dampaknya jika terlalu berlebihan dan cara mengantisipasi agar tidak terlanjur parah.

Intinya jangan ragu untuk sayangi diri sendiri, dunia sudah banyak membuat kita lelah, pasti nyaman rasanya ketika kita selalu mengutamakan diri sendiri.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Follow WhatsApp Channel theambyar.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!
Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru
Kenapa Kita Susah Berubah?
Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu
Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai
Di Balik Reruntuhan Pakungwati, Ada Kisah Cinta dan Awal Peradaban Islam Cirebon!
BP3 Cirebon Gelar Lomba Renang, Latih Mental Anak
AI Tidak Bisa Gantikan Peran Guru
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

two + eight =

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kenapa Kita Susah Berubah?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai

Berita Terbaru

Artikel

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:00 WIB

Artikel

Kenapa Kita Susah Berubah?

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:00 WIB