Ngaji Bareng: Maqashidus Shaum #7

- Penulis

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Dukung Pembangunan Pondok Pesantren Al Muhajirin

Dalam artikel sebelumnya sudah dibahas tentang empat dari lima hal yang oleh Syekh Isidin bin Abdus Salam termasuk kategori hal yang harus dihindari dalam hal berpuasa.

Yang pertama yaitu alwisal, kita tidak boleh menyambung puasa sampai subuh tanpa buka di magribnya. Yang kedua, mencium atau merangkul istri itu tidak boleh ketika sedang menjalankan puasa artinya makruh.

Kemudian yang ketiga, yaitu bekam walaupun Rasulullah melakukan, sahabat juga melakukan ketika puasa. Kalau berpotensi menimbulkan kelemahan fisik atau memperparah kelemahan fisik ketika puasa, bahkan berpotensi mungkin membatalkan, maka itu makruh menurut mazhab Imam Syafi’i.

Yang keempatnya adalah menghiasi bulu mata yang di bawahnya dengan celah. Nah, yang kelima yaitu istinsak dan ini makruhnya lebih tinggi karena potensi kebablasannya lebih besar daripada ketika berkumur.

Baca Juga :  Lautan Jamaah Padati Masjid Riyadh: Haul Solo 2025

Kita tetap sunah membersihkan hidung, tetap sunah berkumur ketika wudu, tapi tidak boleh berlebihan.

Artinya berkumur yang berlebihan sampai berpotensi airnya masuk tertelan atau menyedot air ke hidung dengan kencang sampai airnya masuk ke hidung ke ujung hidung dan masuk ke tenggorokan

Nah, itu hukumnya makruh, karena berpotensi merusak puasa. Jadi intinya dari semua penjelasan tentang makruh-makruh itu, semua tindakan apapun yang berpotensi merusak puasa kita itu menjadi makruh. Tapi kalau benar-benar merusak ya jadi haram.

Kalau kita wudhu lalu menyedot air ke hidung pasti masuk sampai ke tenggorokan terasa. Dan kita sudah tahu begitu, maka kita menyedot air ke hidung ketika bulan puasanya itu sudah sudah menjadi haram, karena sudah tahu pasti bakal membatalkan puasa.

Baca Juga :  Ngaji Bareng: Maqashidus Shaum #6

Jadi memang puasa itu unik. Ada hal-hal yang sebenarnya tidak apa-apa untuk dilakukan di hari hari lain, tapi baiknya harus dihindari ketika bulan puasa.

Karena apa? Jangan sampai puasa kita ini kemudian kehilangan esensi maknanya, jangan hanya tidak makan dan tidak minum kemudian selesai.

Tapi juga esensi puasanya harus juga nampak pada menahan diri dari berbagai hal. Bukan saja yang diharamkan, tapi termasuk juga yang makruh.

Bahkan kalau para ulama-ulama tasawuf lebih ekstrem lagi. Syekh Abdul Qadir Aljailani itu sampai dalam kitabnya Jalalul Khatir sangat tegas. Berpuasalah dari pikiranmu. Puasakanlah perutmu, mulutmu, telingamu, pikiranmu, anggota badanmu, semuanya harus puasa.

Baca Juga :  Keutamaan Mengonsumsi Kurma saat Berbuka Puasa Ramadan bagi Kesehatan

semuanya tidak boleh ada yang tidak melakukan puasa. Mulut enggak boleh ngomong sembarangan, telinga tidak boleh mendengarkan hal-hal yang tidak dibenarkan.

Mata tidak boleh melihat, hati tidak boleh berpikir atau otak tidak boleh berpikir yang tidak-tidak dan sebagainya. Semuanya harus ditahan dan dikuasakan.

itu konsep puasa menurut Syekh Abdul Qadir Aljilani. Nah, kalau dalam konsep fikihnya yaitu tadi menurut Syekh Isuddin bin Abdus Salam, lima hal inilah yang sebisa mungkin ditinggalkan karena bisa jadi berpotensi menjadi pintu masuk melakukan hal yang membatalkan puasa.

Tapi kalau potensi itu ada ya makruh. Tapi kalau sudah pasti melakukan itu pasti berdampak puasa batal ya jelas haram.

Tonton versi video lengkapnya dibawah ini

 

Follow WhatsApp Channel theambyar.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!
Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru
Kenapa Kita Susah Berubah?
Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu
Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai
Di Balik Reruntuhan Pakungwati, Ada Kisah Cinta dan Awal Peradaban Islam Cirebon!
BP3 Cirebon Gelar Lomba Renang, Latih Mental Anak
Dikhianati, tapi Harus Memaafkan?
Berita ini 30 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

3 × four =

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kenapa Kita Susah Berubah?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai

Berita Terbaru

Artikel

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:00 WIB

Artikel

Kenapa Kita Susah Berubah?

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:00 WIB