Sayyidus Syuhur dan Bulan Ramadan: Apa Kaitannya?

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Dukung Pembangunan Pondok Pesantren Al Muhajirin

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang, kenapa bulan suci Ramadan dinamakan sayyidus syuhur? Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 183 yang artinya

“Wahai orang-orang yang beriman, ditetapkan atas kalian berpuasa di bulan suci Ramadan sebagaimana Allah tetapkan atas umat-umat sebelum kalian.” seraya kalian akan menjadi orang-orang yang bertakwa. Disitulah Allah menyeru kepada orang-orang yang beriman bahwa indikator orang yang beriman itu adalah berpuasa.

Jadi modal sesungguhnya kita melaksanakan puasa adalah dengan keimanan. Rasulullah SAW menyatakan dalam sebuah hadis, bahwa berpuasa itu adalah milik aku, dan aku yang akan membalas orang yang berpuasa.

Di sinilah bahwa berpuasa itu adalah salah satu anugerah yang Allah berikan kepada hamba-hambanya yang beriman.

Tentunya kita harus bersyukur kepada Allah dengan syariat berpuasa ini. Ada empat amalan yang mana amalan tersebut pahalanya itu hanya Allah yang akan membalas.

Baca Juga :  Notifikasi Langit

Yang pertama amalan sabar. Ketika kita mampu bersabar dalam kehidupan ini, menerima rela dengan apa yang terjadi pada diri kita. Kita mampu bersabar ketika mendapatkan musibah,

kita mampu bersabar ketika dihadapkan dengan maksiat dan ketika kita mampu bersabar ketika menjalankan syariat ibadah, lalu kita mampu mengaplikasikannya.

Di situlah kesabaran akan dibalas oleh Allah dengan balasan yang ghairi hisab (tanpa perhitungan). Sebagaimana Allah berfirman dalam Al-Qur’an.

Bahwasanya orang-orang yang bersabar akan diberikan pahala di ghairi hisab. Yang kedua, amalan yang hanya Allah yang merahasiakan pahalanya itu adalah sifat memaafkan.

Ketika kita mampu memaafkan kesalahan orang lain, kita mampu memaafkan kekurangan orang lain, maka di situlah Allah akan memberikan pahala yang luar biasa.

Dan yang ketiga, amalan yang dirahasiakan itu salah satunya adalah ibadah puasa. Oleh karena itu, mari kita jadikan bulan suci Ramadan ini sebagai wasilah untuk meraih ketakwaan di sisi Allah dengan bersama-sama kita jalan jalankan ibadah puasa ini dengan penuh keikhlasan.

Baca Juga :  Vasektomi: Solusi Nyata atau Ilusi Fana?

Karena ibadah puasa adalah salah satu benteng yang paling kuat ya untuk membentengi pribadi kita.

Kenapa demikian? Karena puasa itu adalah menahan diri tentunya tidak hanya menahan makan dan minum ya.

Setan tidak akan bisa masuk kepada diri kita karena sudah dibentengi dengan berpuasa. Oleh karena itu, mari kita sambut bulan suci Ramadan ini dengan penuh dengan sukacita.

Yang kedua, fenomena yang kedua kenapa bulan suci Ramadan dinamakan sayyidus syuhur?

Karena di bulan ini Allah turunkan kitab suci Al-Qur’anul Karim sebagaimana Allah berfirman di dalam surah Al-Baqarah.

Bulan Ramadan adalah bulan di mana Allah turunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk kepada umat manusia, juga sebagai penjelas dan sebagai pembeda.

Di situlah derajat bulan suci Ramadan itu dinamakan sayidus syuhur. Karena Al-Qur’an adalah kalamullah. Apapun yang bersamaan dengan Al-Qur’an, maka perkara itu akan menjadi mulia di sisinya.

Baca Juga :  Sapaan dari Langit

Malaikat Jibril contohnya, beliau mendapat predikat sayyidul malaikat. Ya, itu karena apa? Karena malaikat Jibril bertugas menurunkan wahyu Al-Qur’an.

Rasulullah SAW dijadikan sebagai afdolul makhluqat. Itu karena apa? Karena beliau nabi dan rasul yang menerima kitab suci Al-Qur’an. Dan bulan suci Ramadan juga karena diturunkan Al-Qur’an pada bulan Ramadan maka Ramadan mendapat predikat sayyidus syuhur.

Oleh karena itu, dengan hadirnya bulan Ramadan ini, mari kita siapkan diri kita untuk berpuasa dengan sesungguhnya.

Jangan sampai ada sehari pun yang terlewat oleh kita. Jangan sampai kita tergoda hanya sebatas seteguk air. Jangan sampai kita tergoda hanya karena secuil makanan. Oleh karena itu, mari kita sambut Ramadan dengan sukacita untuk bisa menjalankan puasa dengan sebaik-baiknya.

Dan yang kedua, mari kita isi bulan suci Ramadan dengan memperbanyak membaca kitab suci Al-Qur’anul Karim. Itulah dua fenomena yang menjadikan bulan suci Ramadan dinyatakan sebagai sayidus syuhur.

 

Follow WhatsApp Channel theambyar.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!
Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru
Kenapa Kita Susah Berubah?
Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu
Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai
Di Balik Reruntuhan Pakungwati, Ada Kisah Cinta dan Awal Peradaban Islam Cirebon!
BP3 Cirebon Gelar Lomba Renang, Latih Mental Anak
Dikhianati, tapi Harus Memaafkan?
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

3 × three =

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kenapa Kita Susah Berubah?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai

Berita Terbaru

Artikel

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:00 WIB

Artikel

Kenapa Kita Susah Berubah?

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:00 WIB