Notifikasi Langit

- Penulis

Sabtu, 5 April 2025 - 10:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Dukung Pembangunan Pondok Pesantren Al Muhajirin

Kadang aku mikir…
Betapa kerasnya kita berusaha buat dilihat orang.
Kita pilih foto paling estetik,
atur kata-kata seindah mungkin,
lalu kita upload—dengan harapan:
“Semoga ada yang like, semoga ada yang komen.”

Kita tuh… pengen banget dianggap ada.
Dipahami. Dihargai.
Pengen orang tahu kita tuh hidup, kita berjuang, kita punya rasa.

Tapi di tengah semua itu, aku jadi bertanya:
Pernah nggak sih kita segigih itu nyari perhatian Allah?

Kita tahu cara ngatur feed biar rapi,
tahu jam berapa engagement paling tinggi.
Tapi buat Allah…
pernah nggak kita nunggu waktu prime time tuk bermunajat
cuma buat ‘post’ satu bisikan rahasia dalam doa?

Baca Juga :  Fenomena Inflasi IPK di Negeri Ini

Kalau buat orang, kita spam story, reply sana-sini biar connect. Berbunga pas di-like atau dikomen balik sama idola.
Tapi sama Allah,
kita kadang lupa login—lewat zikir, lewat tilawah, lewat hati yang hadir.

Padahal Allah itu…
punya perhatian yang jauh lebih lembut dari semua notifikasi dunia.

Baca Juga :  Menengok Situs Balong Biru Di Cirebon: On The ambyar

Coba bayangin,
ada satu kota kecil di tengah padang pasir—Makkah.
Dulu tandus dan sepi,
tapi karena di situ ada rumah-Nya,
perhatian Allah tercurah ke sana.

Lalu aku sadar…
kalau satu kota bisa jadi pusat perhatian langit karena kedekatannya dengan Allah,
kenapa tidak dengan hati kita? Jadikan hati kita sebagai rumahnya Allah dalam langkah kehidupan ini.

Apa mungkin…
hati juga punya algoritma amal?

Baca Juga :  Pembukaan Mukoddimah, isi, jenis, dan urutan Simak ini baik-baik!!

Mungkin saja.
Karena tiap niat tulus itu sinyal.
Tiap sabar yang kau telan, tiap airmata yang jatuh dalam sujud,
itu semua engagement di langit.

Amal yang tersembunyi,
doa yang dibisikkan dalam gelap,
dan keikhlasan yang tak sempat difoto—
itulah yang naik paling cepat.
Tanpa perlu followers. Tanpa butuh trending.

Allah tahu siapa yang benar-benar mencintai-Nya.
Tanpa feed. Tanpa filter.
Tanpa editan. Gak nunggu viral.

Dan kalau suatu hari kamu capek ngejar validasi dunia,
pulanglah.
Login lagi ke hati yang rindu Tuhan.

Karena nggak seperti dunia medsos yang bergantung dengan jumlah followers,
perhatian dari-Nya…
cukup diawali dengan satu niat tulus mengabdi pada-Nya.
Dan itu… akan selalu tercatat dalam notifikasi langit.

Kastengel lebaran udah habis belum gaes?

Tabik,

Penulis: Nadirsyah Hosen

Follow WhatsApp Channel theambyar.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aurélie Moeremans dan Jerat Rantai Kekerasan
Awalnya Kosong, Tapi Akhirnya Saya Mengerti Makna Toleransi
Surat dari Malaikat Kecil
Sumur Wasiat? Yuk Kepoin Kisah Mistis dari Sumur Wasiat!
Mengenal Ki Gede Alang-Alang? Siapakah Sosok Itu? On The ambyar
Situs Krapyak? Kerajaan Tertua di Nusantara: New On The Ambyar
Mengenal Ki Gede Tuan Laras: On The Ambyar
Mitos Tanjakan Cimangu: On The ambyar
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

sixteen − 8 =

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:00 WIB

Aurélie Moeremans dan Jerat Rantai Kekerasan

Senin, 25 Mei 2026 - 21:55 WIB

Awalnya Kosong, Tapi Akhirnya Saya Mengerti Makna Toleransi

Minggu, 19 Oktober 2025 - 09:30 WIB

Surat dari Malaikat Kecil

Sabtu, 5 April 2025 - 10:07 WIB

Notifikasi Langit

Jumat, 28 Mei 2021 - 21:01 WIB

Sumur Wasiat? Yuk Kepoin Kisah Mistis dari Sumur Wasiat!

Berita Terbaru

Artikel

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:00 WIB

Artikel

Kenapa Kita Susah Berubah?

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:00 WIB