Tari Topeng Cirebon: Jenis-jenis Topeng Khas Cirebon

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 18:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Dukung Pembangunan Pondok Pesantren Al Muhajirin

Cirebon merupakan salah satu kota yang terletak di pesisir utara pulau jawa, dan khas dengan sebutan “Kota Udang”. Karena berkaitan dengan hasil laut setempat yaitu rebon, dan dulu juga masyarakat Cirebon merupakan sebagian besar seorang nelayan.

Selain julukan yang unik Cirebon juga memiliki tari kesenian khas yaitu salah satunya Tari Topeng, yang dimana tari ini sangat menarik karena sang penari menggunakan topeng dengan cara mengigit topeng agar dapat menutupi wajah saat menari.

Tari Topeng sendiri biasanya akan di pentaskan oleh satu orang atau juga berkelompok. Tetapi umumnya tari topeng memiliki lima penari inti dengan topeng-topeng yang berbeda yaitu:

Baca Juga :  Memperingati Hari Pahlawan, Pahlawan Inspirasiku!

1.Topeng Panji

Topeng ini berwarna putih yang melambangkan kesucian karena wajahnya yang bersih seperti bayi baru lahir.

Tari Topeng ini memiliki gerakan yang halus, lembut dan juga sering di gunakan atau di pentaskan untuk menceritakan alam semesta.

2.Topeng Tumenggung

Selanjutnya topeng ini melambangkan sikap yang tegas, dewasa, gagah  dan bertanggung jawab topeng tumenggung ini berwarna merah, cocok dengan karakter dewasa tegas.

Baca Juga :  Iri? Bahaya dari Penyakit Iri dan Bagaimana Cara Menghindarinya?

Menariknya khusus untuk babak tari topeng tumenggung penari akan mendapat tambahan property seperi peci, tutup kepala dan kacamata.

3.Topeng Samba

Berbeda dengan tumenggung, topeng samba justru melambangkan masa kanak-kanak dan gerakan tari nya pun seperti anak-anak lincah, lucu dimana fase balita menuju masa kanak-kanak belajar berjalan.

Warna topeng berwarna putih tetapi di bagian wajah dan bagian rambut berwarna hitam.

4.Topeng Rumyang

Lalu Topeng Rumyang melambangkan masa akan beranjak remaja seperti halnya seorang remaja pasti ber karakter ingin tahu, centil, ganjen seperti hal nya baru mengenal dunia baru, gerakan dari tari inipun lincah, berlari kesana-kemari seperti sifat ke ingin tahuan layaknya se orang remaja. Topeng ini berwarna merah muda.

Baca Juga :  Kamu Adalah Kebiasaanmu!

5,Topeng Kelana

Berbeda dari karakter-karakter Tari Topeng yang di atas Topeng Kelana memerankan peran antagonis, pemarah, angkuh.

Meski memiliki warna yang sama dengan Topeng Tumenggung yaitu merah Topeng kelana memiliki tatapan yang tajam, kumis tebal yang identic dengan peran jahat, serakah. Topeng ini melambangkan fase akhir dari kehidupan.

Follow WhatsApp Channel theambyar.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!
Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru
Kenapa Kita Susah Berubah?
Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu
Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai
Bukan Sekadar Kawasan Tua, Pecinan Cirebon Disiapkan Jadi Magnet Wisata Baru
Di Balik Reruntuhan Pakungwati, Ada Kisah Cinta dan Awal Peradaban Islam Cirebon!
BP3 Cirebon Gelar Lomba Renang, Latih Mental Anak
Berita ini 50 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

one × two =

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kenapa Kita Susah Berubah?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai

Berita Terbaru

Artikel

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:00 WIB

Artikel

Kenapa Kita Susah Berubah?

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:00 WIB