Ngaji Bareng: Maqashidus Shaum #3

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Dukung Pembangunan Pondok Pesantren Al Muhajirin

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang keutamaan puasa. Salah satu dalilnya adalah bahwa puasa itu membuat derajat seseorang, jadi pelakunya menjadi lebih tinggi di mata Allah.

Itu adalah hadis yang mengatakan bahwa setiap amal kebaikan manusia itu akan dibalas dengan 10 kali lipat sampai 700 kali lipat kecuali puasa.

Ada satu ulama berpendapat bahwa sesungguhnya maksud dari puasa itu berusaha meniru sifat baikku. Salah satu sifat Allah adalah memberi rezeki, memberi makanan kepada makhluk, akan tetapi Allah tidak makan.

Nah, puasa itu adalah upaya ke sana. Bagaimana kita lapar tapi kita masih mau berbagi dengan orang lain.

Nah, ini istimewa hanya untuk Allah. Maka Allah akan memberikan pahala yang juga sangat istimewa. Manusia rela tidak makan. Jangankan yang haram, yang halal, yang milik dirinya sendiri saja ketika puasa itu tidak dimakan.

Baca Juga :  Ngaji Bareng: Maqashidus Shaum #1

Itu istimewanya puasa. Makanan miliknya sendiri ada di rumahnya sendiri, di kulkasnya sendiri. Dianya pun sedang sendirian dan itu benar-benar makanan halal.

Dia memilih untuk tidak makan karena apa? Karena sedang menjalankan perintah Allah. Begitu istimewanya. Oleh karena itu Allah akan membalas dengan pahala yang sangat istimewa.

Di surga nanti ada pintu istimewa yang diberi nama arroyan. Pintu itu khusus hanya untuk mereka yang melakukan puasa secara benar dan tepat yang kemudian puasanya mendapat pahala istimewa dari Allah. Pintu itu nanti akan di ada suara atau memanggil, “Wahai orang yang berpuasa, masuklah lewat pintu ini.”

Nah, ketika semua yang ahli puasa sudah masuk, pintu itu ditutup.

Artinya ada akses istimewa menuju surga, bagi orang yang berpuasa yang diberi nama arroyan. Lewat jalur arroyan, jalur yang Istimewa.

Ada kisah nyata, yaitu ketika orang sedang puasa dan di sampingnya ada orang makan.

Baca Juga :  Sudah Hijrah Kok Malah Semakin Payah (Part 2)

Maka selama orang makan itu masih makan dan orang puasa itu tetap ada di situ, tidak tergoda dan tidak juga pergi, maka selama itu pula malaikat mendoakan kebaikan untuk orang puasa tersebut.

Bayangkan ada teman tidak puasa, temannya tidak puasa dan makan. Sedangkan orang yang puasanya tetap menemani tanpa tergoda, maka malaikat mendoakan orang tersebut sampai selesai makannya.

Itu salah satu keistimewaan orang puasa. Artinya dia ngobrol saja malaikat sudah mendoakan kan.

Nilai ibadah di bulan puasa itu dilipat gandakan, selama itu bukan maksiat masuk kategori ibadah.

Sampai dalam sebuah riwayat, tidur pun masuk kategori yang dikategorikan ibadah dalam artian mendapat pahala, diberi pahala karena dia tidur dalam rangka menjaga agar puasanya tidak batal.

Nah, saking banyaknya potensi ibadah di waktu bulan puasa, maka bulan puasa juga disebut sebagai yuftahu abwabul Jannah (dibuka pintu-pintu surga)

Baca Juga :  Maulid Nabi: Bid'ah, Benarkah ! (1)

Bulan puasa juga disebut sebagai bulan ditutupnya pintu neraka. Maksudnya apa? Maksudnya di bulan puasa itu potensi melakukan maksiat itu sedikit.

Bayangkan makanan yang halal saja punya dirinya tidak diambil. Bagaimana? Apalagi makanan yang haram punya orang kan potensi maksiat makin sedikit bagi orang yang mau berpuasa. Kalau dia meninggalkan puasa potensi maksiatnya makin banyak.

Maka berpuasa di bulan puasa itu berpotensi besar membuat pintu neraka tertutup. Dalam  hadis dijelaskan bahwa bulan puasa itu sebagai bulan di mana setan diblenggu.

Di bulan puasa bisikan setan itu nyaris tidak besar pengaruhnya. Karena orangnya sedang berpuasa.

Jarang sekali orang puasa yang gampang terpengaruh oleh basikan setan. Malah nalurinya penginnya berbuat baik saja.

Ketika lagi kepancing pengin ngomongin orang, tiba-tiba sadar “oh iya lagi puasa enggak boleh nanti dosa dan nanti puasanya batal”

Tonton versi video lengkapnya dibawah ini

 

Follow WhatsApp Channel theambyar.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!
Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru
Kenapa Kita Susah Berubah?
Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu
Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai
Di Balik Reruntuhan Pakungwati, Ada Kisah Cinta dan Awal Peradaban Islam Cirebon!
BP3 Cirebon Gelar Lomba Renang, Latih Mental Anak
Dikhianati, tapi Harus Memaafkan?
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

4 + 10 =

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kucing, Tuas, dan Kita: Bagaimana Otak Diam-Diam Belajar Kebiasaan Baru

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Kenapa Kita Susah Berubah?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kamu Adalah Kebiasaanmu: Ilmu di Balik Alam Bawah Sadar yang Membentuk Dirimu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pesisir Pelabuhan Cirebon, Dari Dermaga Bersejarah Jadi Spot Santai

Berita Terbaru

Artikel

Sebelum Mengubah Kebiasaan, Kenali Dulu Siapa Dirimu!

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:00 WIB

Artikel

Kenapa Kita Susah Berubah?

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:00 WIB